Mengapa kita begitu sulit mengungkap lebih banyak rentang dunia periklanan serta bagaimana iklan itu mempengaruhi kita? Tentu, karena kita mencari efek utama (major effect) dari iklan itu. Kita mencari model iklan yang mampu membujuk kita. Dan kita lebih sering mencari efek utama dibandingkan efek halusnya – disebut efek minor. Iklan akan memiliki efek besar dan sedang apabila si pemasang iklan memiliki sesuatu yang baru untuk disampaikan. Dengan demikian, mudah bagi kita untuk mengungkap pengaruhnya.
Akan tetapi, kurangnya persuasi menjadikan sebagian besar efek iklan itu menjadi tidak efektif. Pengaruh minor ini memang tidak begitu tampak, namun itu semua merupakan karakteristik cara iklan tersebut bekerja. Untuk memahami dunia periklanan, kita harus mengetahui dan mampu mengukur efek-efek itu. Ketika anak-anak kita tumbuh dewasa, kita tidak mungkin bisa memperhatikan pertumbuhan fisik mereka setiap hari. Namun, seiring waktu berjalan, kita menjadi sadar bahwa mereka telah tumbuh dewasa. Mengamati setiap hari seberapa besar seorang anak telah tumbuh ibarar mengevaluasi pengaruh yang ditimbulkan oleh sebuah iklan tunggal. Kedua kasus tersebut barangkali terlalu kecil untuk kita perhatikan. Namun, sekecil apa pun, efek iklan itu dapat mempengaruhi merek mana yang akan kita pilih, khususnya ketika semua faktor lain sama serta merek-merek alternatifnya juga tidak banyak berbeda.









Bincang
Poskan Komentar