Mengapa Iklan Tetap Jadi Misteri Sepanjang Masa?
(Bagian 1)
Masalah periklanan tanpaknya tetap menyimpan misteri, mistis dan kontradiktif. Sejak awal, periklanan sudah menjadi pokok pembicaraan yang tetap pada berbagai penerbitan dan jurnal perdagangan. Sebagimana diungkapkan David Ogilvy, seorang pakar periklanan terkemuka (dalam sovinistik di Tahun 1960-an): “Konsumen bukanlah orang bodoh. Ia adalah istri anda!” Istri, Suami, Rekan, Anak-anak kita semua Konsumen. Konsumen juga bukanlah orang idiot. Konsumen adalah anda dan saya.

Selama bertahun-tahun dilema pemasang iklan diekspresikan dengan ungkapan berikut ini: “Saya tahu separuh iklans saya sia-sia – tapi saya tidak tahu mana yang separuh itu! Namun, perkembangan riset pasar menjadi titik awal sebuah perubahan secara menyeluruh sehingga memungkinkan para pemasang iklan mampu mengidentifikasi mana iklan yang berhasil dan yang gagal.
Hampir semua orang tertarik dengan iklan. Di Dunia, setiap tahun tidak kurang dari US $400 juta dibelanjakan untuk periklanan. Dari jumlah itu, lebih dari US $200 juta berada di Amerika Serikat (AS) saja. Dilaporkan, jumlah konsumen rata-rata mencapai ratusan iklan setiap hari. Setiap kali menonton Tv, kita pasti melihat tayangan Iklan (Tv Komersial). Meskipun demikian, iklan masih tetap menjadi sesuatu yang misterius.









Bincang
Poskan Komentar