![]() |
Penulisan latar belakang disusun dalam dua cara, yaitu: cara sederhana dan cara komprehensif, latar belakang dibutuhkan dalam media kits dan profil perusahaan. Cara penulisan latar belakang ini tidak terlalu sulit, salahsatunya mengetahui informasi apa saja yang perlu diketahui dari tulisan itu. Unsur-unsur penting dalam penulisan latar belakang adalah: 1. Membuka dengan penjelasan subjek nama, slogan atau atribut lain yang relevan 2. Merangkum luas kegiatan perusahaan 3. Memberikan riwayat singkat perkembangan perusahaan 4. Memasukkan informasi tentang data subjek yang berhubungan dengan ekuitas perusahaan, serta penghargaan yang pernah diraih perusahaan.
Latar belakang ditulis dengan gaya santai, seperti ulasan yang biasa, dibaca di koran, majalah, dengan tujuan untuk memberikan daya tarik agar subjek dapat dipahami. Dalam penulisan latar belakang, hal penting yang harus diketahui adalah informasi yang tercantum di tiap paragraf:
- Paragraf pertama merupakan gambaran umum, subjek harus menggambarkan perusahaan yang berpengaruh di dunia, misalnya “Sony sebagai perusahaan teknologi terbesar di dunia” atau “Sony telah mencapai puncak penjualan televisi total 30 juta di Asia”
- Paragraf kedua merupakan ringkasan luas lingkup perusahaan dan menggambarkan lini produk maupun jasa (elektronik, pangan, jasa, atau periklanan lainnya) yang diteruskan dengan keberhasilan atau posisi perusahaan di pasar.
- Paragraf ketiga merupakan sejarah perusahaan yang dengan ringkas menyebutkan jumlah kantor cabang, karyawan, dan teknologi yang dimiliki.
- Dalam paragraf keempat dimasukkan filosofi perusahaan untuk menggambarkan apa yang menjadi prioriatas perusahaan.
- Paragraf kelima menjelaskan keberadaan perusahaan, misalnya posisi kantor pusat atau pabrik.
Factsheet adalah tulisan yang membagi atau mengurutkan informasi perusahaan secara ringkas. Dengan penjelasan spesifik ini, orang akan memahami siapa dan apa perusahaan yang dikenalkan, biasanya menjadi salah satu bagian dari presskit.
Profil perusahaan merupakan kunci penting dalam penjualan, promosi, beriklan dan media kits. Biasanya, brosur korporat mempresentasikan keberadaan perusahaan , kegiatan perusahaan, produk dan divisi di perusahaan itu, termasuk penghargaan yang pernah diterima. Profil perusahaan menjelaskan:
- Siapa anda
- Dari mana anda berasal (latar belakang perusahaan)
- Apa yang anda tawarkan (produk dan layanan)
- Bagaimana dan di mana anda atau produk anda dapat ditemui
- Mengapa anda istimewa atau berada
Profil perusahaan dapat ditampilkan dalam bentuk profil perusahaan (disusun lebih lengkap) atau dalam bentuk folder (lebih ringkas). Kami biasa menempatkan profil perusahaan ini pada bagian belakang proposal penawaran. Profil perusahaan bisa didukung oleh berbagai gambar visual yang menarik dengan foto dan ilustrasi yang relevan dengan tujuan menunjukkan kekuatan perusahaan dan misi.
Informasi darurat (immediate information) adalah informasi yang disampaikan melalui media pada publik yang berhubungan dengan kondisi yang muncul tiba-tiba. Tulisan ini merupakan respons terhadap kondisi di sekitar perusahaan yang bentuknya adalah:
- Counter release: pernyataan atau tanggapan publik atau balasan terhadap pernyataan perusahaan pesaing yang menyebabkan berubahnya tanggapan masyarakat terhadap perusahaan
- Crisis communication: ungkapan atas peristiwa atau musibah di sekitar perusahaan
- Warning: peringatan atau teguran pada pesaing atau publik yang telah melanggar hak-hak kepemilikan perusahaan (seperti pembajakan merek atau brand, tanah perusahaan, dan sebagainya)
- Obituary: berita dukacita yang terjadi pada eksekutif puncak perusahaan.
Informasi darurat dapat ditulis dengan teknik siaran pers atau publicity. Pada prinsipnya, tulisan ini bertujuan untuk menjaga relasi perusahaan dengan publik, brand dengan pelanggan, iklan dengan khalayak dan merek dengan konsumen. Semakin sering nama perusahaan atau brand ini terpapar, dipromosikan, di iklan kan maka publik dan konsumen semakin mudah mengingat produk itu. Inilah cara pemosisian produk dan perusahaan dalam kegiatan marketing communication.










Bincang
Poskan Komentar