
Biaya iklan dan promosi dapat dikategorikan ke dalam dua bentuk: 1. Biaya absolut, 2. Biaya relatif. Biaya absolut adalah seluruh biaya aktual yang dibutuhkan bagi penempatan pesan promosi, misalnya: jumlah biaya pemasangan iklan satu halaman penuh di media adalah Rp.17.000.000,- sedangkan biaya relatif adalah hubungan antara harga yang dibayar atas sewa ruang di media dan jumlah distribusi pada khalayak. Ini digunakan untuk membandingkan perputaran media. Biaya relatif sangat penting untuk diketahui karena manager harus mengoptimalkan raihan khalayak dengan biaya yang disiapkan. Jika mengeluarkan biaya Rp.17.000.0000,- akan meraih 10.000 khalayak di koran atau majalah A. Dengan perbandingan, jika membayar Rp.8.500.000,- dengan raihan 8.000 khalayak di koran atau majalah B, maka koran atau majalah mana yang akan dipilih?
Dalam penentuan biaya relatif dari media, perlu mempertimbangkan raihan yang akan diperoleh atas penggunaan media promosi. Sayangnya, media promosi yang ada (koran, majalah, surat kabar, televisi, billboard, dll) tidak selalu memberikan breakdown biaya yang sama. Ada tiga rumusan dasar dalam menghitung biaya relatif:
Biaya perseribu (CPM)
CDI = Biaya pemasangan iklan (Absolute Cost) x 100
Sirkulasi
Penggunaan rumus ini untuk dua koran atau majalah yang segmentasinya sama, diperlihatkan pada tabel berikut ini.
Tabel perbandingan koran atau majalah A dan B dalam perhitungan CPM

Di sini dapat dilihat bahwa koran atau majalah B memiliki biaya absolut yang rendah, dengan jumlah sasaran hampir menyamai koran atau majalah A.
Cost per rating point (CPRP), media televisi memberikan perbandingan biaya yang berbeda, yang dapat dilihat dalam rumus:
CPRP = Cost of commercial time
Program rating
Contoh penggunaan rumus ini ada pada tabel berikut ini:
Tabel perhitungan CPRP di dua stasiun televisi

Daily inch rate, jika diminta membandingkan dua media dengan karakteristik berbeda, dengan penentuan biaya yang ada, maka dapat menggunakan rumus ini:
Televisi : Biaya per 1 unit x 1.000
Program
Koran atau Majalah: Biaya iklan x 1.000
Sirkulasi
Mungkin sering mendengar tentang rating televisi, baik disampaikan oleh ACNielsen atau MRI, perlu mengetahui cara menghitung rating itu. Rating audience diberikan pada salah satu program televisi. Jumlah pemirsa rumah tangga di bukit tinggi TV pada program kuliner yang disiarkan pukul 09:00, yaitu sebagai berikut:
Rating = Rumah tangga yang menonton = 60.000 = 45,4
Jumlah keseluruhan rumah tangga 132.000
Jadi setiap 1 rating point mewakili 1.320 rumah tangga









Bincang
Poskan Komentar