
Beberapa iklan koran dinyatakan tidak efektif karena tidak menarik perhatian pembaca koran. Dalam hal tertentu, iklan koran yang menarik belum tentu berhasil meningkatkan penjualan produk. Ini di sebabkan kompetensi iklan koran juga semakin tinggi. Wajar saja jika riset tentang kesukaan terhadap iklan koran harus dijelaskan lebih terinci walaupun memakan biaya mahal. Apakah kesukaan terhadap iklan koran berpengaruh terhadap pemahaman pembaca terhadap produk? Apakah iklan koran yang dianggap disukai dapat mendorong orang membeli produk yang di iklankan? Bagaimana tanggapan pembaca koran terhadap kualitas produk yang di iklankan? Apakah informasi penting tentang produk yang dapat memengaruhi persepsi konsumen terhadap kualitas produk telah dicapai?
Riset kompetitif yang ingin diketahui adalah bagaimana khalayak memberikan persepsi terhadap iklan pesaing. Kita pun ingin mengetahui kelemahan dari iklan pesaing jika dibandingkan dengan iklan kita di koran, majalah dan surat kabar lainnya. Juga mengapa iklan pesaing cenderung lebih disukai?. Lalu, apakah ada pengaruhnya terhadap penjualan mereka dan jika iklan koran mereka gagal, apa penyebabnya? Apakah berhubungan dengan pesan yang disampaikan atau intensitas dari iklan koran itu sendiri yang tidak dapat menarik perhatian pembaca koran di seluruh kota bekasi, jakarta, jabodetabek maupun skala nasional.
Kesimpulan yang diperoleh dari riset ini merupakan acuan dalam perencanaan strategi iklan dan promosi. Responden utama dari riset iklan dan promosi adalah konsumen. Sedangkan responden lainnya adalah penguat dan mungkin saja mereka dapat lebih mudah memberikan informasi berharga semisal pengalaman mereka terhadap informasi yang kita pertanyakan dalam riset.
Proses riset dimulai dengan penentuan kebutuhan untuk memecahkan sebuah masalah, sehingga dapat ditentukan apakah penelitian ini bertujuan untuk meneliti sikap dan perilaku, riset media, efektifitas iklan, atau meneliti gerakan pesaing. Bisa saja dalam satu penelitian terhadap masalah ini dilakukan sekaligus. Dengan demikian, informasi yang didapatkan dapat digunakan untuk mengambil keputusan dalam perencanaan iklan dan promosi.
Masalah dan kebutuhan didasarkan pada peristiwa atau masalah yang dihadapi. Memutuskan atau menetapkan masalah ini perlu dilakukan. Contohnya terjadinya penurunan angkan penjualan tahunan yang disebabkan oleh munculnya pesaing baru, atau tidak tercapainya angka penjualan karena adanya perubahan perilaku dalam masyarakat.
Terkait kondisi pasar dan perilaku konsumen serta jumlah pesaing, berapa besar kemampuan mereka dalam menyerap pasar serta dampaknya terhadap penjualan produk? Penelitian dilakukan dengan menetapkan rumus an masalah, metodologi yang akan digunakan melalui pendekatan kualitatif atau kuantitatif, pengambilan sampel populasi dan teknik pengumpulan data sejak awal. Skala Lickert digunakan untuk memberikan pengukuran atas angka-angka yang berhubungan dengan sikap dan perilaku. Penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif sangat disarankan untuk mendongkrak peningkatan iklan koran, karena data kuantitatif dan hasil observasi tidak cukup menjelaskan masalah secara rinci.









Wuih mantab nich bisa pasang Iklan
Happy blogging